Lampung Utara – Media Lampung | Media Merdeka http://media-merdeka.com Demokrasi Dalam Pemberitaan Tue, 17 Dec 2019 19:58:56 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.3.2 http://media-merdeka.com/wp-content/uploads/2016/08/cropped-media-merdeka-2-32x32.jpg Lampung Utara – Media Lampung | Media Merdeka http://media-merdeka.com 32 32 Abdi : Muscab Pada Dasarnya Mendengarkan Laporan Pertanggungjawaban http://media-merdeka.com/2019/abdi-muscab-pada-dasarnya-mendengarkan-laporan-pertanggungjawaban.html http://media-merdeka.com/2019/abdi-muscab-pada-dasarnya-mendengarkan-laporan-pertanggungjawaban.html#respond Tue, 17 Dec 2019 14:53:09 +0000 http://media-merdeka.com/?p=41502 Lampung Utara (Media-merdeka.com) :-Musyawarah cabang merupakan tuntutan anggaran dasar dan rumah tangga gerakan pramuka. Muscab ini harus dilakukan dengan rentang waktu lima tahun sekali.

“Level dari pelaksanaan musyawarah dalam gerakan pramuka itu mulai dari tingkat nasional, daerah dan cabang,” kata Wakabinawasa Gerakan Pramuka Kwarda Lampung, Abdullah RM dalam pembukaan Musyawarah Cabang ke IC Kwarcab Lampung Utara di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) Karang Kedempel, Prokimal, (17/12/09).

Kak Abdi sapaan akrabnya ini mengatakan, muscab pada dasarnya adalah mendengar laporan pertanggungjawaban dari rangkaian kegiatan yang sudah dilakukan selama lima tahun. Dalam perjalanannya, Kwarcab Lampung Utara sudah banyak menorehkan prestasi dengan raihan yang variatif.

Menurut Kak Abdi, sejak adanya Kwarcab gerakan pramuka di Lampung Utara, seluruh kegiatan kepramukaan di bumi penghasil komoditas lada ini sangat rapih.

“Pada saat itu kegiatan (kepramukaan) di Lampung Utara sangat terdokumenter dari pada kwarcab lainnya, contoh pelaksanaan kursus mahir dasar (KMD) di sini lengkap,” ujar Kak Abdi.

Lanjut mantan anggota DPRD Lampung Utara periode 1997-1999 itu, Kwarcab Gerakan Pramuka Lampung Utara harus terus meningkatkan semua potensi agar bisa mempertahankan prestasi yang sudah diraih selama ini.

“Sekarang tinggal kakak-kakak sendiri bagaimana mempersiapkan diri, karena kwarcab lainnya sudah mulai berbenah, ” imbuhnya.

Atas raihan prestasi tersebut, Kwarda Lampung kata Kak Abdi, memberikan apresiasi .

Diketahui sebelumnya, Kamabicab Gerakan Pramuka Lampung Utara, diwakili kepala BKKBN, Sutikno telah membuka kegiatan Muscab. Ajang Muscab ini dihadiri unsur kepolisian, Kodim dan 23 Kwartir Ranting (peserta muscab). (r)

]]>
http://media-merdeka.com/2019/abdi-muscab-pada-dasarnya-mendengarkan-laporan-pertanggungjawaban.html/feed 0
Jalin Silaturahmi, Alumni STM Jayabaya Gelar Reuni http://media-merdeka.com/2019/jalin-silaturahmi-alumni-stm-jayabaya-gelar-reuni.html http://media-merdeka.com/2019/jalin-silaturahmi-alumni-stm-jayabaya-gelar-reuni.html#respond Sat, 07 Dec 2019 17:21:18 +0000 http://media-merdeka.com/?p=41184 Lampura, Media-merdeka.com- Alumni STM Jayabaya angkatan 1998 menggelar reuni di Calisto Cafe Simpang Propau Lampung Utara, Sabtu (7/12/2019).

Chairul Guba, salahsatu alumni STM Jayabaya mengatakan, acara reuni yang dihadiri beberapa lulusan angkartan 1998 setidaknya mengembalikan nostalgia saat masih menggunakan seragam abu-abu saat itu.
Meski tidak banyak dihadiri para alumni, akan tetapi silaturahmi tetap terjalin. Dirinya berharap reuni selanjutnya seluruh alumni dapat hadir untuk memeriahkan.

“Ke depannya saya berharap di adakannya reuni ini bukan hanya satu angkatan saja yang merasakannya, akan tetapi semua alumni,” jelasnya.

Dia juga mengingatkan agar seluruh alumni tidak melupakan kenangan-kenangan selama masa sekolah. Hal tersebut secara tidak langsung dapat membangkitkan nostalgia bersama kawan-kawan yang hari ini tidak bisa datang berkumpul bersama-sama.

“Harapannya kedepan kepada semua alumni STM jaya jangan pernah lupa akan sejarah atau cerita sekolah kita,” pungkas Irul. (*)

]]>
http://media-merdeka.com/2019/jalin-silaturahmi-alumni-stm-jayabaya-gelar-reuni.html/feed 0
KPK Geledah Empat Tempat di Lampung Utara http://media-merdeka.com/2019/kpk-geledah-empat-tempat-di-lampung-utara.html http://media-merdeka.com/2019/kpk-geledah-empat-tempat-di-lampung-utara.html#respond Fri, 22 Nov 2019 05:35:06 +0000 http://media-merdeka.com/?p=40756 Lampung, (Media-merdeka.com)- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah empat lokasi di Lampung dalam penyidikan dugaan suap Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Dinas Perdagangan di Kabupaten Lampung Utara.

“Hari ini KPK telah melakukan penggeledahan di empat lokasi terkait tindak pidana korupsi (TPK) Bupati nonaktif Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara,” kata Jubir KPK Febri Diansyah dalam keterangannya yang diterima di Bandarlampung, Jumat, (22/11)

Empat lokasi yang digeledah oleh KPK yakni Rumah Benteng di Jl Penitis Kelurahan Tanjung Harapan Kecamatan, Kotabumi Selatan, rumah di Jl Sultan Agung Raya, Way Halim Permai, Kota Bandarlampung.

Kemudian, rumah paman bupati di Jl HOS Cokro Aminoto, Kotabumi Tengah, Kabupaten Lampung Utara, rumah saudara (adik) Bupati di Jl Kelapa, Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Kota Bandarlampung.

Ia mengatakan bahwa dari penggeledahan di keempat lokasi tersebut KPK mengamankan sejumlah dokumen proyek di Lampung Utara dan catatan aliran dana.

“Penggeledahan dilakukan dari pagi hari dan sampai malam ini pun masih berlangsung,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara pada Minggu (6/10).

Kemudian, pada tanggal (8/10) lembaga antirasuah ini resmi menahan Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara bersama lima orang lainnya yang telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus suap proyek di Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan di Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung. (Red)

]]>
http://media-merdeka.com/2019/kpk-geledah-empat-tempat-di-lampung-utara.html/feed 0
SMSI Lampura Dukung Perhelatan Bonzaivaganza 2019 http://media-merdeka.com/2019/smsi-lampura-dukung-perhelatan-bonzaivaganza-2019.html http://media-merdeka.com/2019/smsi-lampura-dukung-perhelatan-bonzaivaganza-2019.html#respond Fri, 01 Nov 2019 08:29:01 +0000 http://media-merdeka.com/?p=40211 SMSI Lampung. Lampura, (Media-merdeka.com)-Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lampung Utara dukung perhelatan Bonzaivaganza 2019 yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Lampura.

Guna membahas kegiatan yang akan melibatkan seluruh organisasi keprofesian wartawan disana, dalam rangka memupuk kebersamaan sebagai pencari informasi.

“Kegiatan Bonzaivaganza 2019 adalah ekshibisi Wartawan Lampura Penggemar Bonsai, yang rencananya akan mengagendakan beberapa kegiatan sampai malam puncak tahun baru. Seperti pameran dan demo pengenalan sasar seni tanaman bonsai, lelang amal, sekolah jurnalistik untuk pendalaman kode etik jurnalistik, lomba news feature seputaran area kegiatan terkait Bonzaivaganza bagi para pewarta. Dan sebagai penutup akan digelar parade Musik (Home Band), ” kata Ketua SMSI Lampura, Ardiansyah dalam paparannya bersama jajaran dan penasehat.

“Ini adalah salah satu wahana menyosialisasikan, bagaimana kecintaan kita kepada lingkungan dapat bermanfaat bagi kehidupan. Mudah-mudahan apa yang direncanakan mendapat ridhonya, “kata ketua SMSI Lampura, Ardiansyah saat rapat terbatas pengurus SMSI Lampura dibilangan Tanjungaman, Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Kamis (31/10/2019).

Sementara, Plt Bupati Lampura, Budi Utomo saat dimintai tanggapan terkait dukungan kepada kegiatan yang digagas oleh pewarta yang tergabung dalam SMSI Lampura mengatakan, kegiatan tersebut terutama memberikan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Apalagi itu masuk dalam rencana strategis pemerintah dalam melaksanakan pembangunan.

“Ya kalau sifatnya positif, apalagi utu mendukung program pemerintah. Kami siap mendukung,” kata disana, Jumat (1/11/2019).

Budi membenarkan kegiatan itu masuk dalam salah satu program pemerintah yang digenjot disana. Yakni bidang lingkungan hidup, sehingga pihaknya sangat mendukung bila itu dapat direalisasikan kemudian hari.

Oleh karena itu, pihaknya berharap mendapatkan dukungan dari pemerintah, khususnya berada didaerah. Sehingga kesadaraan akan lingkungan dapat optimal didukung oleh masyarakat.

“Kita siap mendukung, dalam artian positif. Sebab, ini adalah satu program pemerintah yang masuk di Dinas Lingkungan hidup. Kami menyambut baik, semoga kemitraan ini dapat terus terjaga,” pungkasnya. (Red)

]]>
http://media-merdeka.com/2019/smsi-lampura-dukung-perhelatan-bonzaivaganza-2019.html/feed 0
Kejari Koordinasi Bersama SMSI Lampura Guna Pencapaian WBK Menuju WBBM http://media-merdeka.com/2019/kejari-koordinasi-bersama-smsi-lampura-guna-pencapaian-wbk-menuju-wbbm.html http://media-merdeka.com/2019/kejari-koordinasi-bersama-smsi-lampura-guna-pencapaian-wbk-menuju-wbbm.html#respond Wed, 09 Oct 2019 15:45:38 +0000 http://media-merdeka.com/?p=39697 Lampung Utara (SL)-Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampura mengundang sejumlah awak media serta pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Lampung Utara, guna berkoordinasi dalam pencapaian lembaga Adhyaksa itu yang merupakan zona integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Kegiatan itu dilangsungkan pada Rabu, (9/10/2019), di ruang Kasi Intel Kejari Lampura,

Dalam kesempatan itu, Kajari Lampura, Yuliana Sagala, MH., menyampaikan, koordinasi ini dilakukan guna mengetahui sejauh mana birokrasi dan pelayanan publik yang telah dilaksanakan pihak kejaksaan setempat.

“Sejauh ini, intensitas awak media di Lampung Utara dalam hal menggali informasi di Kejaksaan tentu dapat dirasakan langsung oleh seluruh awak media,” ujar Yuliana Sagala, dihadapan sejumlah awak media, Rabu, (9/10/2019).

Tentunya, kata Yuliana, para wartawan dalam menjalani tugas jurnalistiknya di lingkup Kejari Lampura tidak luput perhatiannya terkait pelayanan dan birokrasi yang ada.

“Dalam hal raihan Kejari Lampura sebagai zona integritas WBK, kita sudah mengetahuinya. Saat ini, Kejari Lampura sedang dalam tahap menuju WBBM. Untuk itu, kami mengajak para insan pers untuk memberikan sumbang saran terkait hal dimaksud,” jelasnya.

Dirinya juga mengatakan, Kejari Lampura dalam membangun zona integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dapat menyelesaikan standar operasional prosedur (SOP) guna meningkatkan pelayanan prima terhadap masyarakat, baik internal maupun eksternal.

“Terkait WBK menuju WBBM, perlu adanya diskusi intens untuk mengisi LPK yang diperlukan dalam hal perbaikan pelayanan masyarakat di masa mendatang,” terang Yuliana Sagala.

Sehingga, kata Yuliana, dengan adanya penilaian tersebut merupakan langkah pembenahan / penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif dan efisien.

“Pada akhirnya, Kejari Lampura mampu melayani masyarakat secara cepat, tepat, dan profesional,” katanya.

Terpisah, Ketua SMSI Lampung Utara, Ardiansyah, mengatakan, zona integritas WBK yang disematkan kepada instansi penegak hukum ini merupakan satu raihan untuk mewujudkan komitmen Kejari sebagai wilayah yang bebas dari praktik korupsi.

“Dalam hal raihan predikat zona integritas WBK Kejari Lampura menunjukkan satu komitmen dalam hal reformasi birokrasi guna pencegahan praktik korupsi,” ujar Ardiansyah, Rabu, (9/10/2019.

Terkait koordinasi menuju WBBM, dirinya mengatakan, masyarakat sangat membutuhkan peningkatan kualitas pelayanan publik oleh pihak Kejari Lampura.

“Peningkatan kualitas pelayanan publik tidak hanya terpaku pada satu produk hukum yang dibutuhkan masyarakat. Tapi juga dalam hal kemudahan memberikan akses hingga infrastruktur penunjang pelayanan publik yang komprehensif, representatif, dan terukur,” terangnya. (ardi)

]]>
http://media-merdeka.com/2019/kejari-koordinasi-bersama-smsi-lampura-guna-pencapaian-wbk-menuju-wbbm.html/feed 0
Diangkut KPK, Bupati Disoraki Warga, Sambil Berteriak, Hidup KPK http://media-merdeka.com/2019/diangkut-kpk-bupati-disoraki-warga-sambil-berteriak-hidup-kpk.html http://media-merdeka.com/2019/diangkut-kpk-bupati-disoraki-warga-sambil-berteriak-hidup-kpk.html#respond Sun, 06 Oct 2019 16:51:06 +0000 http://media-merdeka.com/?p=39626 Media merdeka.co- Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangku Negara yang terjaring OTT KPK diangkut ke Polda Lampung. Sekitar empat mobil membawa Agung bersama beberapa orang saksi. Saat mobil keluar dari rumah dinas, ratusan warga bersorak sorak,menyoraki Agung, dan berteriak hidup KPK.Wooo,, woooo, Soraaaa eee, hidup KPK hidup KPK,” teriak warga bersamaan yang memadati jalan, depan rumah dinas bupati Lampung Utara, Minggu 6 Oktober 2019, malam. Bahkan seorang wanita terlihat berteriak teriak takbir.takbir, allah huakbar, takbir alllahuakbar,” ucapnya, sambil merekam suasana.

Seorang pria bahkan membuat vidio vlog menyatakan akan membongkar fortal rumah dinas, yang sejak masa kepimpinan Agung terpasang di depan rumah dinas. “Kami akan bongkar portal ini, yang menjadi simbul kesombongan, yang selama ini juga telah menyiksa dan berbuat zolim kepada sebagian warga Lampung, termasuk para kontraktor, merdeka merdeka” katanya.

KPK menyegel satu kendaraan yang disinyalir salah satu barang bukti OTT KPK dari halaman Rumah Dinas Bupati Lampung Utara, Minggu (6/10), pukul 10.00 WIB. Mobil Mitsubishi Pajero Sport berplat BE-1262-BD itu dilingkari pita dan diberi stiker segel berlogo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Segel ruang kerja Bupati dan dua Kadis
Beberapa waktu kemudian, sekitar empat kendaraan keluar dari Rumah Dinas Bupati Lampung Utara, termasuk Pajero Sport yang sebelumnya disegel KPK. Masyarakat dan wartawan ramai di depan Rumah Dinas Bupati Lampung Utara. Mereka bersorak-sorak dengan nada mendukung KPK. “Lanjutkan…lanjutkan,” teriak seorang warga memberikan jalan kepada kendaraan-kendaraan tersebut.

Rumah Dinas Bupati Lampung Utara, ada mobil yang berisi boks logo KPK. Wartawan sempat tak bisa masuk komplek perumahan dinas tersebut. Para wartawan hanya bisa mengerubuti Rumah Dinas Bupati Kabupaten Lampung Utara dari depan pagar rumah dinas yang berada di Jl. Alamasyah Ratu Prawira Negara, kotabumi, Kabupaten Lampung Utara.

KPK Segel Ruang Kerja Bupati, Kadis PUPR dan Dinas Perdagangan
Informasi sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) OTT terhadap 4 pejabat dilingkungan Pemda Lampung Utara . Mereka Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangku Negara dan Syahbudin Mantan Kepala dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lampung Utara dan Wan Hendri Kadis Perdagangan Lampung Utara. Minggu Malam (6/10).
Saat ini KPK sudah menyegel ruang kerja Bupati Lampung utara. “Ya ada empat orang menggunakan kendaraan roda empat dengan nomor polisi B datang dan langsung masuk. Saya nggak tau mereka nggak nanya langsung masuk, kirain tamu. Mereka pake mobil plat B, terus pergi,” kata petugas Sat Pol PP.

]]>
http://media-merdeka.com/2019/diangkut-kpk-bupati-disoraki-warga-sambil-berteriak-hidup-kpk.html/feed 0
Warga Lampura Gotong Royong Sambut Festival Wonomarto 2019 http://media-merdeka.com/2019/warga-lampura-gotong-royong-sambut-festival-wonomarto-2019.html http://media-merdeka.com/2019/warga-lampura-gotong-royong-sambut-festival-wonomarto-2019.html#respond Sun, 29 Sep 2019 07:28:53 +0000 http://media-merdeka.com/?p=39438 Lampung Utara,(Media-merdeka.com) -Jelang pelaksanaan Festival Wonomarto 2019 yang diagendakan pada 15-17 Oktober mendatang, warga setempat mulai membenahi area lokasi yang akan dijadikan pusat kegiatan.

Kepala Desa (Kades) Wonomarto, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara, Waskita Yusika, mengatakan, pembenahan lokasi kegiatan yang difokuskan di area wisata II bendungan Tirta Shinta, dilakukan dengan bergotong royong dengan membersihkan lokasi serta membuat stand.

“Konsep kegiatan lebih diutamakan dengan mengedepankan potensi dan beragam inovasi desa, serta kearifan budaya lokal,” kata Waskita, kepada Tim SMSI Lampung Utara yang menjadi media partner, Minggu, (29/9/2019), di lokasi wisata II.

Dikatakannya lebih lanjut, dari berbagai kegiatan yang akan digelar selama tiga hari itu, diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, baik wisatawan lokal maupun wisatawan dari berbagai daerah lainnya.

“Kami akan berupaya dengan sepenuh hati agar melalui Festival Wonomarto 2019 sebagai satu event perdana yang melibatkan berbagai pihak dan dukungan penuh Pemkab. Lampura mampu menjadikan Desa Wonomarto sebagai salah satu rujukan destinasi wisata di Lampung Utara,” harap Waskita.

Pantauan di lokasi, stand-stand yang dibangun dengan berbagai bahan ramah lingkungan itu mencerminkan kesederhanaan, pesona, dan kearifan budaya lokal.

Tampak stand-stand yang dibuat berbahan bambu dan beratapkan jerami memunculkan nuansa tradisional yang artistik.

“Beberapa event yang bersifat perlombaan juga memperebutkan Trophy Bupati Lampura Cup. Juga beragam kegiatan yang mengenalkan produk unggulan serta beragam inovasi yang dihasilkan warga Desa Wonomarto,” paparnya. (rilis)

]]>
http://media-merdeka.com/2019/warga-lampura-gotong-royong-sambut-festival-wonomarto-2019.html/feed 0
SMSI Santuni Wagimin dan Adiknya, Warga Lampura Pemakan Daging Kucing Mati http://media-merdeka.com/2019/smsi-santuni-wagimin-dan-adiknya-warga-lampura-pemakan-daging-kucing-mati.html http://media-merdeka.com/2019/smsi-santuni-wagimin-dan-adiknya-warga-lampura-pemakan-daging-kucing-mati.html#respond Sat, 21 Sep 2019 12:31:02 +0000 http://media-merdeka.com/?p=39255 Lampung Utara (Media merdeka.com)-Pasca viralnya kakak beradik, warga jalan Jeruk, Kelurahan Kelapatujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara, yang beberapa waktu lalu memakan daging kucing mati dikarenakan tidak mampu membeli bahan makanan, mendapatkan empati dari Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Lampung, Donny Irawan.

Bantuan berupa sejumlah uang tunai itu diberikan Ketua SMSI Provinsi Lampung secara langsung melalui Pengurus SMSI Kabupaten Lampung Utara, Ardiansyah, Sabtu, (21/8/2019).

Ketua SMSI Provinsi Lampung, Donny Irawan, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi tingkat perekonomian Wagimin dan adiknya yang telah memakan daging kucing, tentu dikarenakan keterbatasan ekonomi dan kemiskinan yang menjadi penyebab terjadinya persoalan sosial tersebut.

“Semoga bantuan dapat dimanfaatkan dan bisa dibelikan untuk kebutuhan hidupnya. Miris sekali mendengar kabar ada keluarga miskin dan memiliki keterbatasan mental sampai makan daging kucing mati. Harusnya tidak perlu terjadi jika pemerintah peduli dengan kehidupan warganya,” kata Donny Irawan, Sabtu, (21/9/2019), melalui pesan whatApps.

Sementara itu, Ketua RT II, Suyatno, membenarkan jika dirinya juga melihat secara langsung saat Wagimin memotong-motong daging kucing untuk dimakan.

“Iya, benar. Saya melihat secara langsung saat Wagimin sedang memotong-motong daging kucing. Saya tanya sama dia (Wagimin), itu daging apa? Dan Wagimin menjawab daging kucing buat dimakannya bersama adiknya yang memiliki keterbelakangan mental,” kata Suyatno, saat diwawancarai, Sabtu, (21/9/2019).

Dirimya juga mengatakan jika adik Wagimin lah yang memiliki keterbelakangan mental dan mereka berdua sempat dibawa oleh Dinas Sosial Kabupaten Lampung Utara untuk diberikan perawatan.

“Dulu, kedua kakak beradik ini sempat dibawa oleh Dinas Sosial untuk berobat selama kurang lebih tiga bulan lamanya. Yah, setelah itu, tidak ada lagi bantuan. Kalau Wagimin kondisi mentalnya saat ini cukup baik. Namun adiknya, terkadang masih sering kumat dan kondisinya seperti yang kita lihat saat ini, Pak,” kata Suyatno sembari menerima titipan dana bantuan Ketua SMSI Provinsi Lampung, Donny Irawan, yang disampaikan Pengurus SMSI Kabupaten Lampung Utara didampingi sejumlah pengurus Komunitas Jum’at Berbagi (KJB) Lampura.

Dikatakan Ketua SMSI Lampung Utara, Ardiansyah, dana bantuan yang diberikan melalui SMSI Peduli dititipkan kepada Ketua RT II Suyatno agar dana tersebut dapat terkondisi sesuai kebutuhan kedua kakak beradik tersebut.

“Kami sengaja menitipkan dana SMSI Peduli untuk Wagimin dan adiknya agar dapat dimanfaatkan dengan tepat. Karena kami khawatir, jika dana tersebut langsung kami berikan kepada mereka, justru tidak dapat dimanfaatkan dengan baik,” kata Ardiansyah yang diamini Koordinator KJB Lampura, Firmansyah, SE, MM.

Saat memberikan santunan tali asih SMSI Peduli, Ketua SMSI Lampura, Ardiansyah, didampingi Wakil Sekretaris SMSI Lampura, Andrian Volta; anggota pengurus SMSI Lampura Hamsah serta Ahmad Nawawi. Tampak juga Koordinator KJB Lampura, Firmansyah, disertai anggota Ali Rosidi dan Ahmadi. (Rls)

]]>
http://media-merdeka.com/2019/smsi-santuni-wagimin-dan-adiknya-warga-lampura-pemakan-daging-kucing-mati.html/feed 0
Miris, Hanya Ingin Makan Daging, Kakak Adik di Lampura Makan Daging Kucing Mati http://media-merdeka.com/2019/miris-hanya-ingin-makan-daging-kakak-adik-di-lampura-makan-daging-kucing-mati.html http://media-merdeka.com/2019/miris-hanya-ingin-makan-daging-kakak-adik-di-lampura-makan-daging-kucing-mati.html#respond Sat, 21 Sep 2019 06:15:02 +0000 http://media-merdeka.com/?p=39239 Lampura, Media-merdeka.com  – Miris, dua kakak adik, Wagimin (35) dan adiknya Suyatno (30), hanya karena ingin makan daging, warga Jalan Jeruk Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara itu sampai nekat memakan daging kucing mati.

Mereka makan daging kucing karena tidak mampu membeli daging hewan layak konsumsi, mereka hidup miskin dan memprihatinkan. Ironisnya, keberadaan mereka seperti lepas pantauan dari pemerintah setempat

Mengetahui hal ini, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lampung Utara Ardiansyah dan Komunitas Jum’at Berbagi (KBJ) menyambangi dan memberikan bantuan bahan pangan dan dari kunjungan KBJ, kedua kakak adik itu memiliki keterbelakangan mental yang sewaktu-waktu menunjukkan gejala.

Menurut penuturan Ketua SMSI, rumah yang saat ini ditempati Wagimin dan Suyatno merupakan warisan milik orang tuanya.

“Rumah itu tanpa pintu dan jendela, hanya dibatasi potongan seng bekas untuk menutupi, tidak ada satu pun perabotan rumah tangga. Suatu hari, kami mendengar kabar, kedua kakak beradik ini memakan kucing mati hanya karena ingin makan daging,” tutur Ardiansyah.

Masih kata Ardiansyah, “melihat dari keterbatasan yang, bisa jadi, usia yang disebutkan Wagimin saat ditanya awak media pun tidak tepat, kedua orangtuanya sudah lama tiada,” ungkapnya.

Koordinator KJB Lampura, Firmansyah, menyampaikan, jika keterbelakangan memtal yang mereka idap selama ini hanya sewaktu-waktu saja kambuh. Dan ia memastikan, keduanya bukan sakit jiwa.

“Mereka bukan orang gila, saya kira hanya depresi ringan yang sewaktu-waktu kambuh. Itupun tidak mengganggu warga sekitar. Saya yakin, depresi yang dialami keduanya disebabkan faktor ekonomi yang tidak mampu mereka atasi karena berbagai keterbatasan yang mereka miliki,” ujar Firmansyah, Jum’at, (20/9/2019).

Saat dikunjungi, Wagimin dan Suyatno sedang memasak air dengan kayu bakar dan sebuah kaleng bekas.

“Ini air buat saya minum, Pak,” sambut Wagimin sambil mempersilakan tim masuk ke dalam rumahnya.

Komunikasi sangat baik dan lancar, hal ini tentu menampik anggapan jika Wagimin adalah orang gila dan tim langsung menyerahkan berbagai bantuan sembako yang dihimpun dari para dermawan.

Dalam wawancara, Wagimin mengatakan, ia bersama adiknya, beberapa waktu lalu, mengakui memakan kucing mati.

“Iya, Pak. Saya dan adik saya memang makan kucing mati. Waktu itu, yah, karena kepingin aja makan daging. Saya lihat kucing mati di pinggir jalan. Saya bawa pulang dan saya bakar untuk saya makan dengan adik saya,” tutur Wagimin.

Menurutnya, mereka memakan kucing mati itu bukan karena sudah terbiasa, namun karena saat itu tidak ada bahan makanan yang hendak mereka makan.

“Ya, saya makan kucing itu tidak setiap hari kok, Pak. Hanya kebetulan saja ada kucing mati, makanya saya bawa pulang untuk dimakan,” aku Wagimin.

Saat kedatangan tim, adiknya sedang pergi main. Dalam kesehariannya, Wagimin bekerja sebagai pemulung barang bekas untuk dijual. Tampak tumpukan kardus dan berbagai botol plastik bekas di samping rumah.

“Rumah kami ini peninggalan orang tua, Pak. Yah, beginilah. Kalau untuk tidur, yah, kami pakai kardus-kardus bekas. Kadang-kadang ada tetangga yang kasih kami makan, Pak,” ujar Wagimin. (Firman Hakiki)

]]>
http://media-merdeka.com/2019/miris-hanya-ingin-makan-daging-kakak-adik-di-lampura-makan-daging-kucing-mati.html/feed 0
Dandim 0421 Hadiri Kajian Tahun Baru Islam http://media-merdeka.com/2019/dandim-0421-hadiri-kajian-tahun-baru-islam.html http://media-merdeka.com/2019/dandim-0421-hadiri-kajian-tahun-baru-islam.html#respond Thu, 05 Sep 2019 06:28:05 +0000 http://media-merdeka.com/?p=38787 Lampung, (media-merdeka.com)- Komandan Kodim 0412/LU, Letkol Inf Krisna Pribudi, menghadiri kegiatan Kajian islam, dalam rangka Tahun Baru Islam 1441 H, bersama Ust.Abdul somad.lc MA, di Islamic Centre Kotabumi, Kabupaten setempat, Kamis (05/9/2019).

Turut hadir di kegiatan, Bupati Lampura, H. Agung Ilmu Mangkunegara,S.STP.M.H, Wakil Bupati, H. Budi Utomo, S,E.M.M., Ketua MUI LU Drs H Mogufir., Para Assisten, Para Kepala SKPD, dan Para Kabag.

Pesan-pesan islami yang di sampaikan oleh Ust Abdul somad, merupakan suri tauladan dan santapan rohani Assalamualaikum wr wb kita ucapan Salam dan Syukur selamat datang kepada UAS dan Selamat Tahun Baru 1441 H agar kiranya himbauan agar kajian disimak dengan baik dan dilaksanakan dengan baik, Semoga lampura makin jaya, makin maju dan bermartabat Permohonan maaf jika penyiapan lokasi kurang memadai.

Alhamdulillah bahwasanya kita dapat bertemu di lampung utara ini dan dalam rangka memperingati tahun baru islam 1441 H di tahun 2019 mari kita membangun diri masing-masing jadi bahwa tema dari pada lampung utara ini yaitu kuat,hebat dan bermartabat,” Sapa UAS

Dalam hal ini kekuatan lampung utara ini dapat meningkatkan perekonomian sehingga mempunyai kehebatan di balik itu ada harga diri dan bermartabat sehingga terbentuklah suatu kata yang sempurna yang kita lihat saat ini.

“Saya ceramah ini tak ada tema, terpampang di baliho itu tulisan kajian Akbar bersama ustadz Abdul Somad serta pemerintah Lampung Utara menuju Lampura kuat, hebat dan bermartabat,” jelasnya.

Tambah Abdul Somad Kemudian, Kuat itu bukan berarti harus bertubuh besar, tetapi kuat dalam menghadapi arus kemajuan, Istiqomah dlm ibadah
Hebat bukan berarti memiliki segalanya, mobil, emas ataupun jabatan, hebat dalam arti kaya dimata Allah SWT, hebat dalam melaksanakan amar makruf nahi Munkar, hebat dalam melaksanakan perannya sesuai iman Ahlussunah Wak jamaah.

“Bermartabat berasal dari bahasa Arab yang artinya anak tangga,” ujar Abdul Somad.

Bermartabat artinya tinggi, dan orang yang paling tinggi derajatnya Dimata Allah SWT adalah yang paling bertakwa dan ikhlas, pungkas Ustadz Abdul Somad. ()

]]>
http://media-merdeka.com/2019/dandim-0421-hadiri-kajian-tahun-baru-islam.html/feed 0